Tes Psikologi Pengurusan SIM Dikeluhkan Warga
(Tempat
psikotes pengurusan SIM)
BONTANG, Hari pertama pelaksanaan tes psikologi bagi pengurus SIM dikeluhkan warga. Pasalnya, Pemohon harus mengantre lama untuk mengikuti tes psikologi. Alhasil, pemohon SIM menghabiskan waktu mereka lebih lama .
Keluhan ini diutarakan, Beny Sasmito (27).
Menurut dia, penyelenggara tes psikologi layanan psikotes SIM belum maksimal.
Ia mengaku sejak dari Pukul 08.30 Wita pagi tadi, hingga Pukul 10.20 Wita masih ngantri."Sudah lama, saya juga akan dua kali ngantri karena ngurus SIM A dan C, terus nambah beban biaya. saya bayar 100 Ribu. Belum lagi biaya kesehatan dan lainya," kata Beny, Senin,(04/01/2021)
Senanda dengan Syaiful (46), ia juga keluhkan
layanan Psikotes SIM yang terlalu banyak memakan waktu, ia menyebutkan, sejak
Pukul 08.45 pagi tadi, hingga 10.40 masih mengantri.
"Lama banget, padahal saya kerja. Jika
boleh saran, sebaiknya untuk urusan perpanjang SIM sebaiknya tidak perlu ada
psikotes lagi, kecuali yang baru buat" terangnya.
Seharusnya, psikotes perlu layanan online agar tidak terlalu banyak memakan waktu. Diperkirakan jika mengikuti prosuder layanan, kemungkinan durasi pengurusan SIM bisa menghabiskan waktu seharian.
"Ini kira-kira bisa siang nanti baru
bisa kelar. Padahal saya dapat ijin dari kantor tempat kerja cuman setengah
hari," tuturnya.
Sementara, Tester psikolog, Gustika Indiarti
tak dapat memberikan banyak tanggapan. Namun, komitmen jika pihaknya akan
melakukan evaluasi terkait mekanisme layanan.
"Ini hari pertama, nanti mungkin kita
akan buatkan aplikasi bagi pemohon," pungkasnya.
Berdasarkan pantauan sempat terjadi
perdebatan antara pemohon dan petugas akibat antrean yang dirasa terlalu lama.
Sebagai informasi, ada tiga lokasi saat ini
yang menerima layanan psikotes SIM, diantaranya Arka Trans Psikilogi, Tanjung
Pura, dan PT RHYS, di Jalan Bhayangkara, Kelurahan Gunung Elai Bontang Utara.(wan/poskotakaltimnews.com)